Wednesday, September 17, 2008

Ritme Puasa Anak Kos

MENYEGERAKAN SAHUR, MENGAKHIRKAN BERBUKA
Padahal yang Dianjurkan adalah Kebalikannya
Yah, Karena Tuntutan Waktu, Situasi dan Kondisi Hehe...


Menjadi seorang anak kos di saat musim puasa bulan Ramadhan memang tidak mudah. Selain hidup jauh dari orang-orang tercinta (tapi bisa jadi dekat dengan kekasih hati tercinta) juga ritme berpuasa yang jauh dari hal yang dianjurkan agama.

Kalau dalam perintah agama untuk berpuasa adalah mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka puasa. Tujuan perintah ini atau lebih tepatnya adalah sunnah Rasul (karena Nabi Muhammad mencontohkan hal seperti ini) adalah sebagai alat mengefisienkan selang waktu antara sahur dan waktu berbuka puasa....

Semakin lambat kita sahur maka semakin sedikit waktu untuk berpuasa, karena mendekati waktu start berpuasa saat imsak atau adzan Subuh. Yap. Tepat saat waktu puasa dimulai kan semakin irit waktu puasanya.... Selain itu mengakhirkan sahur juga bisa mengurangi waktu lapar dan haus kita di siang hari....

Sementara itu, mendahulukan waktu berbuka adalah untuk pembeda dengan kaum Yahudi dan Nasrani yang mengakhirkannya, juga sebagai penanda bahwa kita tepat waktu dan tidak menunda-nunda kegiatan.

Namun hal ini sungguh bertentangan dengan ritme puasa anak kos..... Ritme puasa untuk anak kos memang sangat unik.... Hukum yang berlaku adalah menyegerakan sahur dan mengakhirkan buka puasa hihihihi......

Bagaimana mau mengakhirkan sahur jika harus mengalami 'seleksi alam' terlebih dahulu dengan anak-anak kos sebelah di warung-warung nasi favorit....... Apalagi jika mata tak kuasa untuk terbuka saat alarm dari handphone berdering tanda masuk waktu sahur.... Hmm.. Sebenarnya ini bisa diakali dengan memesan nasi saat malam hari. Namun efeknya bila tak punya alat untuk menghangatkan kembali, bisa-bisa malah basi dan tidak bisa dimakan.. Huhuhu.... Nah, kecuali bagi mereka yang terbiasa masak sendiri di kos... Mereka adalah sebagian kecil perkecualian untuk kebiasaan menyegerakan sahur bagi anak kos....

Nah untuk waktu berbuka, bagaimana bisa menyegerakan berbuka jika harus juga bersaing dengan anak-anak kos sebelah maupun orang lain yang mengantri dan berebut takjil maupun buka puasa bareng di masjid. Atau jika tugas-tugas kuliah dari kampus menumpuk, wah bisa bingung antara buka puasa atau menyelesaikan tugas kuliah... Hihihi... Tips untuk berbuka bagi anak kos adalah menyegerakan untuk membeli menu makanan untuk buka puasa di warung, agar terhindar dari antrian dan memiliki waktu yang cukup lega untuk menyegerakan berbuka... Perkecualian lagi bagi anak kos yang bisa masak sendiri.... Hehehe...

Anak kos memang penuh keterbatasan. Apalagi saat berpuasa dengan kondisi kantong kering karena kiriman dari orang tua tidak kunjung datang. Walhasil untuk berbuka puasa pun harus memanfaatkan takjil dan buka puasa gratis yang diberikan di masjid-masjid. Tips untuk memanfaatkan takjil dan menu buka puasa gratis di masjid ini adalah, jangan hanya melulu di satu masjid saja, akan tetapi berkeliling mencari masjid-masjid lain yang menyediakan takjil dan buka gratis ini. Siapa tahu ada menu buka puasa yang lebih istimewa di masjid lain.. Hehehe... LOL....

Tapi sungguh yang terpenting adalah niat puasa kita. Sekejam apapun kondisi yang beserta kita saat berpuasa namun dengan niat untuk menjalankan perintah agama yang sekeras baja, maka puasa akan tetap jalan terus.

Gambar di bawah ini adalah warung tempat saya sahur ketika mengalami efek ritme puasa anak kos. Sahur di warung nasi sekitar pukul 2.15 pagi untuk menghindari 'antrian panjang' anak-anak kos yang lain... Padahal waktu imsak adalah pukul 4 pagi.. Hihihi.... Foto kedua adalah suasana ketika masuk pukul 2.30 pagi.... Udah antri dan rame banget..... Ga kebayang deh bagaimana kondisi saat pukul 3 pagi ke atas.. Hihihihi... Perjuangan anak kos dalam menempuh bulan suci Ramadhan, wow!!!!!


Apa anda juga pernah menjadi anak kos? Punya pengalaman yang sama tentang ritme puasa anak kos??? Entah itu pengalaman baik atau buruk, pengalaman unik saat berpuasa dan menjadi anak kos???? Atau malah anda yang menjadi bapak atau ibu kos-nya!!! Hahahaha.... Silahkan berbagi cerita disini.....!!

No comments:

Post a Comment