Saat melihat form komen di blogger kok tidak ada section other-nya khusus untuk menampilkan URL blog atau website, cuman ada kolom nickname atau nama panggilan aja. Ada apakah gerangan dengan Blogger.Com? Jadi saat mengirim komentar pada blog yang dihosting di blogger.com ini hanya ada tiga pilihan, pertama sign ini menggunakan Google/Blogger Account, jadi bagi anda yang menggunakan atau memiliki blog di blogspot ataupun email di Gmail saat login di email anda bisa meninggalkan komentar anda di blog berbasis Blogger.com ini, kedua hanya meninggalkan nama panggilan, atau bisa anda siasati menjadi URL blog anda. Ketiga, meninggalkan anonymous comment.
Ah, saya berpikir kembali, beberapa bulan lalu seorang blogger menuliskan bahwa form komentar di blogger.com ini rawan terkena spamming karena kita bisa merubah link nama pada komentar dari yang tadi nofollow menjadi follow. Apa mungkin ini reaksi tim pengembang Blogger.Com untuk memperbaiki celah yang ada?
Ah semoga saja hal ini hanya temporary maintenance aja.... Alias perbaikan sementara..... Hiks... Apa ini saatnya berpindah ke sini ya?
Thursday, November 29, 2007
Wednesday, November 28, 2007
Bolos Sekolah
NEVER TRY THIS AT YOUR SCHOOL
Bolos atau meninggalkan jam pelajaran saat saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung di sekolah adalah sebuah hal yang haram dilakukan oleh para pelajar. Namun tetap saja karena sifat dasar siswa yang juga manusia, selalu saja ada secuil rasa bosan yang timbul di benak mereka. Bosan dengan rutinitas sehari-hari untuk pergi ke sekolah dan menunaikan kewajiban sebagai pelajar. Terlebih bagi mereka yang sudah menjadikan bolos ini sebagai hobi dan agenda wajib mereka saat sekolah. Mereka yang malas-malasan dan hanya ingin bersenang-senang saja tentunya lebih memilih untuk meninggalkan kelas daripada harus mendengarkan penjelasan guru yang kata mereka bisa membuat 'kram otak' itu haha...
Resiko bagi mereka yang bolos sekolah adalah ketinggalan pelajaran, karena saat bolos mereka tidak menerima pelajaran seperti yang semestinya. Membolos pun bisa menghasilkan hadiah peringatan dari sekolah atau yang paling parah lagi adalah dikeluarkan dari sekolah alias DO Drop Out. Bagi mereka yang membolos, enteng saja! Ah yang penting bolos, senang-senang diluar daripada susah di sekolah...
Normalnya, sebagai seorang murid sekolah bahkan hingga sebelum tamat kuliah, saya pun pernah melakukan hal ini. Ya! Membolos. Sasaran tempat membolos saya biasanya tidak jauh-jauh dari lingkungan sekolah. Di kantin sekolah, ruang BP, perpustakaan, bahkan sampai masjid pun pernah saya lakoni, bahkan hingga keluar area sekolah hehe. Akan tetapi karena dasarnya saya ini adalah murid yang baik, itu semua adalah atas inisiatif teman-temanku saja.. hehehe... Sifat buruk saya pun ikut-ikutan muncul seketika itu, hihi dan boloslah saya.... Hahaha...
Pengalaman buruk sewaktu membolos adalah saat kelas 2 SMP, waktu itu tempat membolos sekolah saya adalah di arena 'dingdong' alias game center. Masih dengan kondisi berseragam lengkap dengan sepatu dan tas sekolah, bersama dua orang teman saya yang lain, Erwin dan Fuad, kami bertiga tertangkap basah oleh razia polisi yang khusus menyergap mereka yang berseragam dan bolos sekolah. Nama kami bertiga pun dicatut pihak yang berwajib itu dalam sehelai kertas dan akan mengancam akan melaporkannya ke kepala sekolah. Dalam hatiku berucap, "Mampus aku!". Konyolnya lagi, si Erwin yang mungkin sangat gugup itu malah dengan serta merta menyerahkan kartu pelajarnya saat ditanya namanya hihi. Tapi untung bagi saya, pak polisi tadi agak error telinganya, sehingga salah menulis nama saya, yang hanya ditulis Isfendik saja hahahaha, ga bakal ketahuan nih. Dan salah seorang polisi itu pun berkata "Melihat tampang dan penampilan kalian, saya yakin kalian itu di sekolah ga pintar". Beuh, ingin rasanya kutunjukkan rapor sekolah kami di depan pak pulisi itu.. Kami ini dari kelas unggulan di sekolah kami, pak! hihi...
Apakah anda juga seorang pembolos?
Bolos atau meninggalkan jam pelajaran saat saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung di sekolah adalah sebuah hal yang haram dilakukan oleh para pelajar. Namun tetap saja karena sifat dasar siswa yang juga manusia, selalu saja ada secuil rasa bosan yang timbul di benak mereka. Bosan dengan rutinitas sehari-hari untuk pergi ke sekolah dan menunaikan kewajiban sebagai pelajar. Terlebih bagi mereka yang sudah menjadikan bolos ini sebagai hobi dan agenda wajib mereka saat sekolah. Mereka yang malas-malasan dan hanya ingin bersenang-senang saja tentunya lebih memilih untuk meninggalkan kelas daripada harus mendengarkan penjelasan guru yang kata mereka bisa membuat 'kram otak' itu haha...
Resiko bagi mereka yang bolos sekolah adalah ketinggalan pelajaran, karena saat bolos mereka tidak menerima pelajaran seperti yang semestinya. Membolos pun bisa menghasilkan hadiah peringatan dari sekolah atau yang paling parah lagi adalah dikeluarkan dari sekolah alias DO Drop Out. Bagi mereka yang membolos, enteng saja! Ah yang penting bolos, senang-senang diluar daripada susah di sekolah...
Normalnya, sebagai seorang murid sekolah bahkan hingga sebelum tamat kuliah, saya pun pernah melakukan hal ini. Ya! Membolos. Sasaran tempat membolos saya biasanya tidak jauh-jauh dari lingkungan sekolah. Di kantin sekolah, ruang BP, perpustakaan, bahkan sampai masjid pun pernah saya lakoni, bahkan hingga keluar area sekolah hehe. Akan tetapi karena dasarnya saya ini adalah murid yang baik, itu semua adalah atas inisiatif teman-temanku saja.. hehehe... Sifat buruk saya pun ikut-ikutan muncul seketika itu, hihi dan boloslah saya.... Hahaha...
Pengalaman buruk sewaktu membolos adalah saat kelas 2 SMP, waktu itu tempat membolos sekolah saya adalah di arena 'dingdong' alias game center. Masih dengan kondisi berseragam lengkap dengan sepatu dan tas sekolah, bersama dua orang teman saya yang lain, Erwin dan Fuad, kami bertiga tertangkap basah oleh razia polisi yang khusus menyergap mereka yang berseragam dan bolos sekolah. Nama kami bertiga pun dicatut pihak yang berwajib itu dalam sehelai kertas dan akan mengancam akan melaporkannya ke kepala sekolah. Dalam hatiku berucap, "Mampus aku!". Konyolnya lagi, si Erwin yang mungkin sangat gugup itu malah dengan serta merta menyerahkan kartu pelajarnya saat ditanya namanya hihi. Tapi untung bagi saya, pak polisi tadi agak error telinganya, sehingga salah menulis nama saya, yang hanya ditulis Isfendik saja hahahaha, ga bakal ketahuan nih. Dan salah seorang polisi itu pun berkata "Melihat tampang dan penampilan kalian, saya yakin kalian itu di sekolah ga pintar". Beuh, ingin rasanya kutunjukkan rapor sekolah kami di depan pak pulisi itu.. Kami ini dari kelas unggulan di sekolah kami, pak! hihi...
Apakah anda juga seorang pembolos?
Monday, November 26, 2007
Anang on Hardrock FM
TUGUPAHLAWAN.COM VISIT HARDROCK 89,7 FM SURABAYA

Komunitas Blogger Surabaya TuguPahlawan.com baru aja mengunjungi Hardrock 89,7 FM Surabaya. Ada sepuluh kepala yang hadir di station radio yang bertempat di lantai 12 Gedung Graha Pena Surabaya ini. Diantaranya adalah saya sendiri, Cempluk, Jiewa, Evelyn, Acel, Khuclukz, Chiw, Herru, Arul dan Bayu.
Ditemani dengan dua orang penyiar radio 'si Onta' Amir Fahad sama 'si Butet' Isti Marpaung serta seorang wanita bernama Dego Taharuddin merupakan produser di Hardrock yang bertubuh lumayan 'berisi' menemani acara perbincangan santai tapi ngocol dalam acara bertajuk Crowd Corner ini, sebuah sesi acara yang memperbincangkan tentang sebuah Komunitas. Masalah yang diangkat pun berkisar mengenai blogger, meskipun kadang sedikit melenceng, hehehehe... Misalnya saja saya yang diminta komentarnya mengenai sosok produser yang duduk di ujung lokasi wawancara kami itu. Keruan saja saya menjawab "Pokoknya jiwa sepakbola saya langsung muncul seketika saat melihat wujud sang produser itu, hehehe.. Seperti sebuah bola raksasa yang nampak di hadapan... hihihi,"
Saat acara berlangsung tiba-tiba kami dikejutkan - meski sebenarnya udah tidak terkejut lagi karena sudah dikasih tahu terlebih dahulu - dengan kedatangan dua kotak Pizza dan beberapa botol air mineral untuk mengisi perut-perut blogger yang lapar agar senantiasa penuh konsentrasi dan tidak loyo dalam acara Crowd Corner ini. Ah lumayan buat pengganjal perut, begitu seloroh seorang Blogger. Dan si Jiewa yang tak lain adalah seorang wisatawan kuliner ini pun menghabiskan dua potong pizza, paling banyak diantara kawannya yang lain, dasar blogger kuliner yang rakus! Hehehe...
Ohya, saat pulang meninggalkan Hardrock FM, kami pun sempat bertemu dengan yang mbaurekso Jawa Pos, siapa lagi kalau bukan pak Dahlan Iskan. Si Cempluk yang sedang asik foto-foto melihat sesosok pria berdiri di depan pintu masuk utama Gedung Graha Pena langsung saja berteriak, "Eh itu ada pak Dahlan Iskan,..." Seketika itu pula gerombolan massa TuguPahlawan.com yang sedang berbaris rapi seperti sekelompok anak jalanan itu berhamburan menuju sang sosok yang cukup sensasional dengan 'Ganti Hati' itu... Langsung saja kita menyodorkan kalimat "Pak Dahlan, minta foto bersama ya, kami dari Komunitas Blogger Surabaya...,". Pak Dahlan Iskan yang sedang berbicara empat mata dengan seseorang itu pun mengiyakan, dan tak pelak lagi sorot kamera paparazzi pun langsung menyorot kami semua... Busyet....
Dan dalam waktu dekat komunitas blogger Surabaya akan melanjutkan roadshow public-nya setelah berkunjung ke Suara Surabaya FM dan Detik.com serta Hardrock FM ini, TPC akan merencanakan untuk dolan sekalian ke JTV hehe.. Padahal tadi habis dari Hardrock trus ketemu pak Dahlan Iskan, kami bersepuluh berniat untuk sekalian mampir ke JTV untuk main-main aja, eh tapi ternyata harus ada persetujuan terlebih dahulu, kirim proposal dan begitulah pokoknya urusan administrasi dan birokrasi.... Pokoknya keep updated the news.. Ok..


Foto 1 : Anang in action
Foto 2 : TPC in Hardrock FM
Foto 3 : TPC with Dahlan Iskan
Komunitas Blogger Surabaya TuguPahlawan.com baru aja mengunjungi Hardrock 89,7 FM Surabaya. Ada sepuluh kepala yang hadir di station radio yang bertempat di lantai 12 Gedung Graha Pena Surabaya ini. Diantaranya adalah saya sendiri, Cempluk, Jiewa, Evelyn, Acel, Khuclukz, Chiw, Herru, Arul dan Bayu.
Ditemani dengan dua orang penyiar radio 'si Onta' Amir Fahad sama 'si Butet' Isti Marpaung serta seorang wanita bernama Dego Taharuddin merupakan produser di Hardrock yang bertubuh lumayan 'berisi' menemani acara perbincangan santai tapi ngocol dalam acara bertajuk Crowd Corner ini, sebuah sesi acara yang memperbincangkan tentang sebuah Komunitas. Masalah yang diangkat pun berkisar mengenai blogger, meskipun kadang sedikit melenceng, hehehehe... Misalnya saja saya yang diminta komentarnya mengenai sosok produser yang duduk di ujung lokasi wawancara kami itu. Keruan saja saya menjawab "Pokoknya jiwa sepakbola saya langsung muncul seketika saat melihat wujud sang produser itu, hehehe.. Seperti sebuah bola raksasa yang nampak di hadapan... hihihi,"
Saat acara berlangsung tiba-tiba kami dikejutkan - meski sebenarnya udah tidak terkejut lagi karena sudah dikasih tahu terlebih dahulu - dengan kedatangan dua kotak Pizza dan beberapa botol air mineral untuk mengisi perut-perut blogger yang lapar agar senantiasa penuh konsentrasi dan tidak loyo dalam acara Crowd Corner ini. Ah lumayan buat pengganjal perut, begitu seloroh seorang Blogger. Dan si Jiewa yang tak lain adalah seorang wisatawan kuliner ini pun menghabiskan dua potong pizza, paling banyak diantara kawannya yang lain, dasar blogger kuliner yang rakus! Hehehe...
Ohya, saat pulang meninggalkan Hardrock FM, kami pun sempat bertemu dengan yang mbaurekso Jawa Pos, siapa lagi kalau bukan pak Dahlan Iskan. Si Cempluk yang sedang asik foto-foto melihat sesosok pria berdiri di depan pintu masuk utama Gedung Graha Pena langsung saja berteriak, "Eh itu ada pak Dahlan Iskan,..." Seketika itu pula gerombolan massa TuguPahlawan.com yang sedang berbaris rapi seperti sekelompok anak jalanan itu berhamburan menuju sang sosok yang cukup sensasional dengan 'Ganti Hati' itu... Langsung saja kita menyodorkan kalimat "Pak Dahlan, minta foto bersama ya, kami dari Komunitas Blogger Surabaya...,". Pak Dahlan Iskan yang sedang berbicara empat mata dengan seseorang itu pun mengiyakan, dan tak pelak lagi sorot kamera paparazzi pun langsung menyorot kami semua... Busyet....
Dan dalam waktu dekat komunitas blogger Surabaya akan melanjutkan roadshow public-nya setelah berkunjung ke Suara Surabaya FM dan Detik.com serta Hardrock FM ini, TPC akan merencanakan untuk dolan sekalian ke JTV hehe.. Padahal tadi habis dari Hardrock trus ketemu pak Dahlan Iskan, kami bersepuluh berniat untuk sekalian mampir ke JTV untuk main-main aja, eh tapi ternyata harus ada persetujuan terlebih dahulu, kirim proposal dan begitulah pokoknya urusan administrasi dan birokrasi.... Pokoknya keep updated the news.. Ok..
Foto 2 : TPC in Hardrock FM
Foto 3 : TPC with Dahlan Iskan
Thursday, November 22, 2007
Iseng-Iseng Berhadiah
DON'T TRY THIS AT HOME
Alkisah seorang gadis ingusan, Happy bukan nama sebenarnya, pujaan teman-teman sekampusnya yang sedang dimabuk asmara dengan yang namanya cinta. Karena saking cintanya sama seorang pujaan hatinya sampai-sampai sebuah mahkota yang merupakan perlambang agungnya cinta itu diserahkan begitu saja. Tak ayal lagi, akibat melakukan perbuatan yang konon katanya iseng-iseng berhadiah itu, maka hadiah pun datang dari langit kepadanya.
Tapi sayang sungguh disayang, hadiah yang ia terima bukannya membuat hati dan perasaannya senang bukan kepalang, melainkan membuat pikirannya gelisah bukan main. Hadiah yang ia dapatkan adalah seekor makhluk mirip kecebong mini yang hanya bisa dilihat penampakannya lewat mikroskop. Makhluk cerdas, banyak akal, gesit dan lincah yang menembus dan menjebol karet tipis, menerobos untuk masuk menuju peraduannya. Tempat dimana ia bisa bertemu dengan 'sahabatnya' lewat gesekan nikmat yang membawa sedapnya aroma tubuh yang menyatu dengan diiringi bulir keringat yang menetes membasahi hati yang bergelora.
Peristiwa ini sudah pasti tidak sama seperti istilah pepatah para pujangga, tak kenal maka tak sayang, atau seperti istilah para wisatawan kuliner ini, tak dicicipi maka tak sayang. Oleh karena itu jangan pernah mencobanya karena dari yang bermula iseng-iseng berhadiah nantinya akan membawa malapetaka.
Seorang yang tadinya pelaku akan menjadi tertuduh sekaligus korban. Lho kenapa kok bisa pelaku sekaligus korban? Korban nafsu sesaat yang menggerogoti jalan pikiran yang hanya menimbulkan sensasi semu yang menggulingkan akal sehat demi setetes air hina.

Ah.. Postingan ini terinspirasi dari obrolan ngawur dengan dion tentang seseorang yang menjadi primadona di mantan kampus kami itu...
Alkisah seorang gadis ingusan, Happy bukan nama sebenarnya, pujaan teman-teman sekampusnya yang sedang dimabuk asmara dengan yang namanya cinta. Karena saking cintanya sama seorang pujaan hatinya sampai-sampai sebuah mahkota yang merupakan perlambang agungnya cinta itu diserahkan begitu saja. Tak ayal lagi, akibat melakukan perbuatan yang konon katanya iseng-iseng berhadiah itu, maka hadiah pun datang dari langit kepadanya.
Tapi sayang sungguh disayang, hadiah yang ia terima bukannya membuat hati dan perasaannya senang bukan kepalang, melainkan membuat pikirannya gelisah bukan main. Hadiah yang ia dapatkan adalah seekor makhluk mirip kecebong mini yang hanya bisa dilihat penampakannya lewat mikroskop. Makhluk cerdas, banyak akal, gesit dan lincah yang menembus dan menjebol karet tipis, menerobos untuk masuk menuju peraduannya. Tempat dimana ia bisa bertemu dengan 'sahabatnya' lewat gesekan nikmat yang membawa sedapnya aroma tubuh yang menyatu dengan diiringi bulir keringat yang menetes membasahi hati yang bergelora.
Peristiwa ini sudah pasti tidak sama seperti istilah pepatah para pujangga, tak kenal maka tak sayang, atau seperti istilah para wisatawan kuliner ini, tak dicicipi maka tak sayang. Oleh karena itu jangan pernah mencobanya karena dari yang bermula iseng-iseng berhadiah nantinya akan membawa malapetaka.
Seorang yang tadinya pelaku akan menjadi tertuduh sekaligus korban. Lho kenapa kok bisa pelaku sekaligus korban? Korban nafsu sesaat yang menggerogoti jalan pikiran yang hanya menimbulkan sensasi semu yang menggulingkan akal sehat demi setetes air hina.

Ah.. Postingan ini terinspirasi dari obrolan ngawur dengan dion tentang seseorang yang menjadi primadona di mantan kampus kami itu...
Gathering #1 TPC
Kumpul-kumpul blogger Surabaya untuk mematangkan komunitas blogger Surabaya, TuguPahlawan.com (TPC) yang berlangsung di Mc Cafe Delta Plaza Surabaya berlangsung lumayan seru. Kurang lebih ada sepuluh kepala yang hadir untuk merumuskan visi dan misi serta membentuk kepengurusan dari wadah yang menaungi para blogger Surabaya (dan sekitarnya) ini sembari ditemani dengan beberapa cangkir kopi, sebuah laptop dan secarik kertas serta alat tulis.
Intinya, komunitas yang baru terbentuk pada tanggal 10 November 2007 atau bertepatan dengan hari pahlawan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan semakin mengakrabkan para blogger yang tersebar di seantero kota Surabaya ini atau bahkan blogger asal Surabaya yang sekarang sedang di perantauan dan tak menutup kemungkinan juga blogger luar kota yang saat ini berada di kota buaya ini. Blogger yang cenderung liar tanpa komunitas akan lebih saling memiliki ikatan satu sama lain jika ada tempat yang menyatukan mereka... Serta dengan hadirnya komunitas ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan Surabaya ke arah yang lebih maju. Jadi tidak hanya bicara saja tapi take action. Sebuah tujuan mulia yang harus diwujudkan....
Pokoknya jika anda mengaku sebagai blogger Surabaya, tidak afdol rasanya jika anda belum bergabung dengan komunitas blogger Surabaya ini di TuguPahlawan.com !!! Makanya buruan daftar....!!
Intinya, komunitas yang baru terbentuk pada tanggal 10 November 2007 atau bertepatan dengan hari pahlawan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan semakin mengakrabkan para blogger yang tersebar di seantero kota Surabaya ini atau bahkan blogger asal Surabaya yang sekarang sedang di perantauan dan tak menutup kemungkinan juga blogger luar kota yang saat ini berada di kota buaya ini. Blogger yang cenderung liar tanpa komunitas akan lebih saling memiliki ikatan satu sama lain jika ada tempat yang menyatukan mereka... Serta dengan hadirnya komunitas ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan Surabaya ke arah yang lebih maju. Jadi tidak hanya bicara saja tapi take action. Sebuah tujuan mulia yang harus diwujudkan....
Pokoknya jika anda mengaku sebagai blogger Surabaya, tidak afdol rasanya jika anda belum bergabung dengan komunitas blogger Surabaya ini di TuguPahlawan.com !!! Makanya buruan daftar....!!
Wednesday, November 21, 2007
Dua Tahun Pasca Operasi Appendectomy
Dan tidak terasa dua tahun sudah berlalu sejak operasi appendectomy alias operasi usus buntu yang saya alami pada tanggal 22 November 2005 pukul 00:09 WIB di lantai 5 gedung Instalasi Rawat Darurat RSUD dr. Sutomo Surabaya.
Dan hasilnya adalah sebuah luka bekas operasi dan jahitan yang berbentuk seperti garis yang melintang sepanjang kurang lebih 8 cm di bagian pinggang sebelah kanan, yang sampai sekarang masih ada dan masih bisa kulihat. Sebuah prasasti sejarah yang tergoreskan di tubuh ini yang akan selalu kuingat sepanjang hidup ini.

Ilustrasi: Operasi Appendectomy
Dan hasilnya adalah sebuah luka bekas operasi dan jahitan yang berbentuk seperti garis yang melintang sepanjang kurang lebih 8 cm di bagian pinggang sebelah kanan, yang sampai sekarang masih ada dan masih bisa kulihat. Sebuah prasasti sejarah yang tergoreskan di tubuh ini yang akan selalu kuingat sepanjang hidup ini.

Monday, November 19, 2007
Anang on Detik Dot Com
BLOGGERS VISIT DETIKSURABAYA DOT COM
Lima orang blogger TuguPahlawan.com berkesempatan berkunjung ke kantor detiksurabaya untuk berdiskusi tentang komunitas blogger Surabaya yang baru saja terbentuk, TuguPahlawan.com. Saya, Jiewa, Andi Bagus, Dhadhang dan Siwi hadir dalam acara ngobrol santai tentang masa depan TPC - begitu kami menyebut TuguPahlawan.com - bersama kepala biro detiksurabaya Budi Sugiharto dan marketing promo Liana Syah serta seorang reporter Steven Lenakoly.
Pokoknya kelak suatu hari bakal ada yang heboh dalam kolaborasi antara TPC dan detik nanti. Keep your eye. Coming soon....
Skrinsut bisa dilihat dibawah ini:

Foto1: Anang in action
Foto2: Dari kiri ke kanan Liana Syah, Siwi, Andi Bagus,
Anang, Budi Sugiharto, Jiewa, Dhadang.
UPDATE:
Beritanya udah dimuat di detiksurabaya... Silahkan baca disini
Lima orang blogger TuguPahlawan.com berkesempatan berkunjung ke kantor detiksurabaya untuk berdiskusi tentang komunitas blogger Surabaya yang baru saja terbentuk, TuguPahlawan.com. Saya, Jiewa, Andi Bagus, Dhadhang dan Siwi hadir dalam acara ngobrol santai tentang masa depan TPC - begitu kami menyebut TuguPahlawan.com - bersama kepala biro detiksurabaya Budi Sugiharto dan marketing promo Liana Syah serta seorang reporter Steven Lenakoly.
Pokoknya kelak suatu hari bakal ada yang heboh dalam kolaborasi antara TPC dan detik nanti. Keep your eye. Coming soon....
Skrinsut bisa dilihat dibawah ini:

Foto2: Dari kiri ke kanan Liana Syah, Siwi, Andi Bagus,
Anang, Budi Sugiharto, Jiewa, Dhadang.
UPDATE:
Beritanya udah dimuat di detiksurabaya... Silahkan baca disini
Subscribe to:
Posts (Atom)