Sunday, November 18, 2007

Anak Asuh Kolev Kolaps (2)

Posting sebelumnya silahkan baca disini. Dan sekarang...

Syria 7 - 0 Indonesia

Saya sudah tidak bisa berkomentar apa-apa lagi...

Ah mungkin PSSI kena hukum karma alias kuwalat karena ketua umumnya yang ndak mau turun-turun dari kursi empuknya itu??

Saturday, November 17, 2007

Makan Sambil Berbicara

Hmm... Mungkin sebagian besar dari kita pernah atau bahkan selalu saja melakukannya saat sedang makan. Malahan acara berbicara sambil makan atau makan sambil bicara ini pun dengan rutin bisa kita nikmati di layar kaca televisi kita masing-masing (jika kita punya tivi dan pas menontonnya hehe), coba tanya aja sama bapak yang satu ini.....

Makan dan berbicara adalah satu aktivitas yang mirip, sejenis, tapi sungguh sangat berbeda satu sama lainnya. Pada saat makan dan berbicara ini kita sama-sama melakukan kegiatan membuka dan mengatupkan (rongga) mulut dengan irama tertentu. Sementara saat makan, di dalam rongga mulut kita terisi makanan, dan dengan bantuan air liur kita mengunyah dan melumat makanan agar menjadi lunak sehingga nantinya akan mudah dicerna dalam lambung dan usus kita. Dan saat menelan makanan saluran pencernaan akan terbuka sementara saluran pernapasan untuk sementara tertutup. Sementara itu, saat berbicara kita membuka dan mengatupkan rongga mulut dengan tujuan melafalkan sebuah bunyi yang membentuk sebuah kata lalu akan menjadi sebuah kalimat, dan normalnya saluran pencernaan akan tertutup.

Yup, jika kita mendengarkan petuah-petuah dari orang tua jaman dulu, apalagi anda yang mengaku sebagai orang jawa, aktivitas berbicara sambil makan ini adalah sebuah hal yang konon tabu dilakukan... Oleh karena itu, jangan biasakan makan sambil berbicara, karena selain tidak sedap dipandang mata, juga salah-salah bisa menyebabkan sariawan karena tanpa sengaja lidah atau bagian rongga mulut kita tergigit saat kita mengunyah sambil berbicara ini. Atau konyolnya akan ada air liur dan makanan yang melompat saat kita melakukan dua kegiatan secara bersama-sama ini, makan dan ngobrol. Tentu bukan suatu hal yang lucu jika air liur atau makanan yang sedang kita makan meluncur ke muka orang yang kita ajak ngobrol tadi hahahahaha. Bisa jadi aktivitas berbicara ini malah mengganggu sakralnya kegiatan makan dan menyebabkan kita tidak bisa menguyah makanan dengan sempurna karena kita harus berbagi aktivitas dengan mulut yang sedang sibuk melafalkan kata per kata tadi.

Jika aktivitas makan itu dilakukan bersamaan dengan aktivitas bicara atau bahkan tertawa terbahak-bahak dapat menyebabkan makanan masuk ke saluran pernapasan sehingga kita tersedak saat makan. Karena wajarnya sih saat kita menelan makanan, saluran pernapasan ke paru-paru akan tertutup dengan otomatis. Namun jika saat menelan makanan itu diselingi dengan acara ngobrol sana ngobrol sini, maka saluran pernapasan pun tidak akan tertutup secara sempurna, sehingga menyebabkan sebagian makanan kita tersesat dan selonongboy di tenggorokan hehehehe....

Makanya, biar tidak tersedak, lain kali kalau mulut sedang penuh dengan makanan... Jangan bicara dulu!! Tunggu deh sampai mulut sudah kosong dan makanan sudah tertelan masuk ke lambung...Baru deh lanjutkan bicaranya.... Ok???

NB: Manteb nih artikel buat si Tuti-tutian yang ngakunya jago makan itu hehe... Si Jiewa si tukang jepret segala jenis makanan itu yang ngakunya wisatawan kuliner itu... dan buat semuanya deh yang doyan makan... Buat himbauan aja... Hati-hati kalau makan...!!

Artikel Terkait:
Budaya Makan di Arab Saudi

Wednesday, November 14, 2007

Razia Kelengkapan Kendaraan Bermotor

PERLU ATAU TIDAK ?

Seringkali kita kaget bukan main saat dihadapkan pada razia motor mendadak di jalan sementara kita sedang asyik mengendarai sepeda motor di jalan. Kadang kita menggerutu sendiri, kenapa sih polisi kurang kerjaan pake nyetop-nyetop kendaraan, kita ini bukan penjahat atau pencuri kendaraan bermotor. Seringkali juga kita ogah-ogahan karena razia ini akan menyita waktu kita di jalan, sementara kita sedang tergesa-gesa karena banyak urusan yang musti diselesaikan di ujung jalan sana nanti. Belum lagi nanti kalau ketahuan ada yang ga beres dengan kendaraan kita, uang kita pasti berpindah tangan dengan mudahnya.

Sudah menjadi cerita klasik di negeri kita ini jika saat razia ini adalah saat dimana para aparat gencar mencari rezeki tambahan lewat keteledoran orang-orang yang entah dengan sengaja atau tidak sengaja tak membawa dokumen yang wajib dimiliki saat mengendara motor, seperti SIM dan STNK. Juga aksesoris wajib kendaraan yang tidak lengkap, seperti lampu sein tidak menyala atau bahkan tidak ada, yang penting jangan rem aja yang ga ada, bisa bahaya hahaha...

Ada dua pihak yang berhubungan langsung dengan cerita klasik ini, pelanggar dan aparat. Pelanggar yang enggan berurusan panjang lebar dengan kasus tilang ini menitipkan uang sogokan kepada aparat biar mereka bisa melenggang dengan nyaman dari razia ini. Dan aparat yang kadang melakukan razia selagi 'butuh', ya kalau dompet di kantong lagi tipis maka dengan gerak cepat menyelinap di tepi tikungan dengan bersenjatakan peluit yang sudah 'terkokang' di mulut atau mengajak teman-temannya untuk meluncur ke tempat strategis dan melakukan razia mendadak... hehe...

Sesaat setelah selesai menulis posting ini saya tertawa terbahak-bahak ketika menemukan artikel yang ada disini dan membacanya, berikut ini kutipan isi artikelnya:

Surat Lengkap, Tutup Pentil pun Disoal

Kejadian ini dialami tetanggaku, yang istrinya berjualan sayur, belum lama ini. Seusai belanja dari Pasar Parung, di perjalanan ia dicegat razia polisi. Singkat cerita, Bang Dul, nama tetanggaku itu, bisa menunjukkan surat-surat kendaraan yang sah dan masih berlaku. Motornya pun terbilang baru, dengan perlengkapan standar. Pokoknya tak ada cela.

Coba, apa yang disoal pak pol yang mencegatnya? Tutup pentil! Kebetulan, salah satu ban motor Bang Dul ini tak ada tutup pentilnya. "Yah, pak timbang tutup pentil aja. Lagian, nggak keliatan," Bang Dul meminta permakluman. (Memang, tutup pentil bisa digolongkan sebagai perlengkapan kendaraan bermotor. Bisa pula tidak. Tergantung siapa yang menyoal. Masalahnya, signifikan tidak bagi keselamatan berkendara?).

Oknum pak pul itu pun punya celah untuk "bermain". "Yah, barang sepuluh ribu," begitu kira-kira, kata pak pul itu. Entah apa yang dimaksudnya. Apakah sepuluh ribu itu jumlah tutup pentil yang harus dipasang Bang Dul? Entahlah. Itu perlu penafsiran lebih jauh.

Tapi Bang Dul rupanya lebih cerdas daripada penulis. Ia langsung mengerti aspirasi pak pul itu. "Pak, coba kalo tadi sebelum ke pasar. Saya bawa tujuh ratus ribu. Sekarang sudah habis dibelanjain," Bang Dul dengan lugunya berapologi.

Nah lo, pak pul kena batunya. Bang Dul pun berlalu tanpa mengeluarkan seperak pun.


Sebenarnya perlu tidak sih razia alias operasi kelengkapan kendaraan bermotor ini?

Monday, November 12, 2007

CELEB TUGUPAHLAWAN.COM

REAL CELEB AT WAPOO KAYOON SURABAYA
Selebriti pun hadir dalam peluncuran TuguPahlawan.com


Peluncuran Komunitas Blogger Surabaya TuguPahlawan.com sekaligus silaturahmi dan kumpul-kumpul blogger Surabaya yang dilangsungkan di rumah makan Wapoo Kayoon kemarin memang penuh sesak dengan antusiasme blogger Surabaya yang sangat besar untuk menghadiri acara yang baru pertama kalinya ini dihelat di Surabaya ini. Blogger Surabaya semua berduyun-duyun menuju rumah makan Wapoo yang terletak di jalan Kayoon ini, jalan yang penuh dengan wangi dan harum bunga, karena memang disana terletak pusat bisnis bunga di kota Pahlawan ini.

Tak tanggung-tanggung, selebriti papan atas Indonesia pun datang dan turut meramaikan pesta rakyat dunia maya ini. Mereka nongkrong dan 'menghadiri' acara launching komunitas Blogger Surabaya 'TuguPahlawan.com' kemarin. Nah, jangan salah duga dulu, ini adalah the real celeb, alias artis yang sebenar-benarnya artis, artis sesungguhnya, bukan seleb-seleban. . hehehe.... Mereka adalah Rini Idol dan Wilson Idol, sang jawara dan runner-up Indonesian Idol serta tak ketinggalan pula Gaby Idol. Mereka bertiga dan kawan-kawannya mungkin tertawa dalam hatinya saat melihat tingkah konyol blogger Surabaya yang ndesit yang cekikikan, banyak tingkah dan tidak punya malu. Hahahaha...

Dan dengan skrinsut semuanya tidak akan pernah berbohong, karena kata orang tanpa skrinsut semua adalah hoax...

Ah makanya coba lihat dulu skrinsut dibawah ini... Ok? Btw, ucapan terima kasih yang sangat besar kepada Siwi si Ratu Kopdar Indonesia Timur, atas kerelaannya menjepret foto ini dengan menebalkan muka dan memutus syaraf kemaluan, whooopsss..... Maksudnya menghilangkan rasa malu untuk mendapatkan tiga lembar foto penting ini...

Klik gambar untuk memperbesar!


Rini Idol, Gaby Idol dan kawan-kawannya di Wapoo Kayoon, lihat air mineral yang bermerek Wapo


Rini Idol 'menghadiri' peluncuran TuguPahlawan.com, aduh mbak itu bedak kok kelihatan tebal banget ya?


Wilson Idol di Wapoo Kayoon, lihat siluet spanduk komunitas blogger Surabaya di sebelah kiri kepala Wilson, spanduk yang sama seperti foto dipostingan ini


Makasih Indonesian Idol telah sudi hadir....

Saturday, November 10, 2007

Komunitas Blogger Surabaya

LAUNCHING TUGUPAHLAWAN.COM

Akhirnya ada wadah untuk menaungi komunitas Blogger di Surabaya (dan sekitarnya)... Hari Sabtu tanggal 10 November 2007 sekaligus bertepatan dengan hari pahlawan, akhirnya TuguPahlawan.com di launching secara resmi dalam acara silaturrahmi Blogger Surabaya yang bertempat di rumah makan Wapoo Kayoon Surabaya pukul 17.30.

Peserta yang hadir antara lain Abdul Ghofur + Aileena Solicitor Costa Rica El Chidtian + Andi Bagus Ruhendra + Ardian Faisal Akbar + Asruldin Azis + Bayu Mahendra + Bintang Fajar A S + Dhadhang Setiya Budi Winarto + Dirga Mahardhika + Donna + Evelyn Pratiwi Yusuf + Jie W Kusumo + Marcelinus Surjoputro + Mardi Brilian Saleh + Nico Kurnianto + Pandu Gilas Anarkhi + Rizky Abrian + Siwi Piranti Rahayu + Surya Agung Aditya + Titah Rahayu + Tyka Dewayanti Adiem + Yusuf Kiki Aditya dan saya sendiri

Acara yang sebenarnya dijadwalkan mulai pukul 4 sore harus molor hingga jam 5 lebih, yah biasa karena ini Indonesia hehehe.... Blogger yang datang 20-an lebih, dan jangan salah, malah ada Pak Guru SMA yang membawa serta murid-muridnya datang ke acara ini... Punya blog adalah keharusan untuk murid-muridnya, ngumpulin tugas via blog... hehe... Ada juga ibu dan anaknya yang sama-sama blogger... Ada pula yang datang sama 'pendamping'nya... Malahan ada yang belum pengen punya blog juga menghadiri acara ini karena sudah tertarik dengan blog dan ingin masuk komunitas ini.

Semua tumplek blek untuk menyatukan visi membentuk wadah komunitas Blogger Surabaya.... Dan akhirnya acara launching dimulai dengan sedikit presentasi dari sang koordinator, CempLuk, kemudian disahkan secara simbolis lewat pemotongan kue tart oleh mas Yusuf Kiki Aditya (Yuki) seorang penyiar radio SSFM yang beberapa hari lalu sempat on-air dalam Forum Komunitas tentang Blogging. Ohya, ucapan terimakasih untuk mas Yuki atas CD rekaman acara tersebut....

Acara selesai sekitar pukul 7 malam, dan dasar memang Blogger acara pun harus ditutup dengan acara narsis-narsisan... Hehehehehe....



Demikian laporan pandangan mata acara halal bihalal Blogger Surabaya...

Friday, November 9, 2007

Hari Pahlawan

Hari ini adalah tanggal 10 November yang selalu kita peringati sebagai hari pahlawan. Ini karena pada tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran yang sangat hebat di kota Surabaya, yang sekarang terkenal dengan kota Pahlawan karena peristiwa ini. Pertempuran tersebut berlangsung sangat sengit dan sangat hebat dahsyat antara pasukan agresor Belanda yang bersenjata canggih pada masa itu melawan arek-arek Suroboyo yang hanya bersenjatakan bambu runcing dan senjata-senjata tradisional lainnya. Surabaya dibombardir dari segala sisi, udara, laut, dan darat. Surabaya hancur berantakan sehingga menewaskan lebih dari 20000 penduduk Surabaya. Kerusakan terjadi dimana-mana. Mayat-mayat bersimbah darah bergeletakan saling bertindih di jalan, di kolong-kolong jembatan, dimana-mana wis pokoknya...

Meskipun demikian, para pejuang mampu dan berhasil memukul mundur pasukan Belanda bahkan salah satu pemimpin mereka yang bernama Mallaby tewas dalam pertempuran ini. Sungguh sebuah mukjizat yang turun dari langit. Belanda yang turun dengan pasukan bersenjatakan senjata modern kalah melawan pejuang-pejuang kita yang turun dengan peralatan perang sederhana. Ini sepatutnya mampu menjadikan gambaran bahwa dengan semangat yang tinggi, apapun bisa kita capai seberapapun beratnya halangan dan rintangan yang menghadang.

Masihkah kita meneladani apa arti perjuangan itu sendiri sekarang ini. Pastinya kita terlena dengan kenikmatan yang kita rasakan setelah berpuluh-puluh tahun merdeka tanpa pernah sadar bahwa kemerdekaan ini diraih dengan keringat, darah dan bahkan nyawa dari para pahlawan. Seandainya para pahlawan-pahlawan tersebut hidup lagi saat sekarang ini, mungkin mereka akan menangis melihat bumi dan tanah air yang dulu mereka pertahankan dan hingga merdeka kini telah mengalami kerusakan di berbagai bidang, baik fisik maupun nonfisik. Korupsi Kolusi dan Nepotisme menjamur di segala pelosok negeri, bak cendawan di musim hujan. Pembunuhan, perampokan, kejahatan hampir setiap saat terjadi dimana-mana. Konflik antar etnis, konflik bernuansa SARA acap kali mewarnai derap langkah pembangunan bangsa ini. Dimana semangat yang dulu pernah membara saat Sumpah Pemuda dideklarasikan. Persatuan dan Kesatuan bangsa yang dulu pernah dirintis?

Satu lagi, Surabaya sekarang ini sudah bukan lagi cocok dengan sebutan kota Pahlawan. Lha wong aset-aset peninggalan sejarah yang berkaitan dengan perjuangan para pahlawan hampir sangat sulit untuk dilihat lagi. Dan dari yang sedikit itu pula hampir jarang dirawat keberadaannya. Malah pusat-pusat perbelanjaan modern yang bermunculan, yang dibangun. Perumahan elit bergaya dan berarsitektur Eropa dan apa saja yang mengandung unsur Barat berkembang pesat.

TANYA KENapa?


Ohya, buat yang penasaran seperti apa sih heroiknya dan semangat yang menggebu-gebu saat orasi dan pidato bung Tomo yang konon katanya sampai sekarang masih belum dianugerahi gelar Pahlawan Nasional itu. Dan bahkan nama beliau pun tidak tercantum dalam daftar rilis terakhir pemberian gelar Pahlawan Nasional kemarin oleh Presiden.... Sungguh amat sangat disayangkan sekali banget.... Padahal beliaulah ikon, simbol dari pergerakan arek-arek Surabaya waktu itu.. Beliaulah yang membakar semangat di hati dan dada para pemuda dan pejuang untuk melawan Sekutu yang diboncengi 'proyek' Belanda untuk kembali menguasai Indonesia lewat orasi dan pidato-pidatonya... Merdeka atau mati... Merinding jika kita mendengarkannya saat ini......



Berikut ini adalah link untuk mendownload dan mendengarkan pidato Bung Tomo...
Orasi Bung Tomo 10 Nov 1945 (bag 1)
Orasi Bung Tomo 10 Nov 1945 (bag 2)

Ohya, ngomong-ngomong soal pahlawan, sayang sekali pahlawan lapangan hijau, pahlawan si kulit bundar, pahlawan bola kita harus tersungkur malu di kandang sendiri....

Anak Asuh Kolev Kolaps

KALAH 1-4 LAWAN SYRIA

Kata siapa tim nasional sepakbola Indonesia kita kalah?

Ya! Indonesia menang...

Menang...gung malu atas kekalahan telak di depan publiknya sendiri di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.
Menang...gis semalam karena gagal memaksimalkan peluang saat bermain di kandang sendiri.
Menang...guhkan asa untuk melaju ke putaran berikutnya akibat kekalahan telak atas tamunya.
Menang...galkan impian untuk melanjutkan prestasi hebat yang sempat diraih pada Piala Asia kemarin.
Menang...par muka sendiri... Aduh...

Oh.. Hiks...